KehadiranBluetooth 5.2 jadi salah satu kelebihan dari Huawei FreeBuds SE yang mana memiliki konsumsi daya rendah, stabilisasi koneksi lebih tinggi, kecepatan transmisi lebih cepat, dan juga mengurangi pemutusan dan kelambatan untuk pengalaman yang lebih baik. Baca juga: Foto: Wujud Huawei FreeBuds SE, TWS Murah Buat Gen Z. Takcuma itu, terdapat rangkaian fitur khas Huawei, seperti pemantau kualitas tidur beserta analisisnya, pengukur tingkat stres, sampai kadar oksigen dalam darah. Seluruh informasi ditampilkan dengan jelas melalui layar AMOLED berukuran 1,43 inci beresolusi 466p yang diusung oleh Huawei Watch GT 3 Pro. Baca juga: Kelebihan Huawei Freebuds SE Foto Huawei Watch GT3 Pro dan Huawei Watch Fit 2. Huawei baru saja memperkenalkan 2 smartwatch terbaru mereka, Huawei Watch GT 3 Pro dan Huawei Watch Fit 2 di Indonesia. Kedua perangkat ini siap hadir di pasar tanah air pada 10 Juni 2022 mendatang. Dua smartwatch ini punya keunggulannya masing-masing, mulai dari desain, fitur, dan Hargadan Spesifikasi Huawei Watch GT 2 Porsche Design terbaru. Dilengkapi dengan fitur unggulan , 32 GB RAM, dan kamera MP. . Saat ini sudah banyak beredar beragam model jam tangan pintar di pasaran. Tapi, belum banyak jam tangan pintar yang menjanjikan daya tahan baterai tahan peluang inilah Huawei merilis jam tangan pintar Watch GT2 ke pasar Indonesia. Jam tangan pintar besutannya ini membawa sederetan fitur dan menggunggulkan daya tahan baterai dengan menjanjikan waktu guna hingga 14 hari. Penasaran apa saja kehebatan dari Huawei Watch GT2? Simak ulasannya sebagai kerenHuawei Watch GT2 tampil dengan desain yang sangat keren dan macho. Diameter bodinya yang berukuran 46mm memang relatif besar, di atas rata-rata jam tangan pintar umumnya yang hadir dengan profil 38mm, 40mm atau diameter 46mm memang akan terlihat bongsor di pergelangan tangan yang berukuran kecil. Ini menjadikannya lebih ideal digunakan oleh pria. Tapi, tidak perlu khawatir karena Huawei juga sudah merilis ukuran yang lebih kecil yakni 42mm yang lebih pas di ukuran pergelangan tangan yang lebih fisik Huawei Watch GT2 mengadopsi jam tangan bergaya chrono. Di samping kanan bodinya terdapat 2 tombol. Tombol atas untuk mengakses menu dari jam ini dan tombol bawah untuk tombol pintas mengakses beragam mode olahraga yang didukungnya. Sementara bezel yang melingkari layar sentuhnya tidak bisa diputar dan terdapat deretan angka ala jam dengan bezel ke bagian belakang bodinya terdapat sensor detak jantung. Di bagian strap, Watch GT2 mendukung strap berukuran 22 mm. Strap bawaannya berbahan karet silikon yang cukup lentur dan nyaman digunakan sehari-hari. Strapnya ini bisa dilepas pasang dengan sangat mudah berkat spring bar yang telah mengadopsi pin quick Huawei Watch GT2 juga sudah tahan air dengan standar 5ATM. Jadi, Anda bisa mengajaknya berenang dan tidak perlu khawatir saat menggunakannya di kondisi cuaca yang tidak sentuh responsifSeperti jam tangan pintar pada umumnya Watch GT2 hadir dengan layar sentuh. Layar sentuhnya mengusung panel OLED dengan ukuran inci yang resolusinya 454 x 454 pixel. Layarnya tersebut juga telah diperkuat dengan lapisan Corning Gorilla sentuh Huawei Watch GT2 tergolong sangat responsif dengan sentuhan jari. Satu nilai positif dari layarnya, layar tersebut tetap bisa terlihat dengan jelas di dalam atau luar ruangan. Bahkan, di bawah kondisi pencahayaan yang sangat terang pun layarnya masih bisa terlihat. Di Huawei Watch GT2 juga tersedia opsi mode always-on display. Di mode ini tampilan layarnya akan selalu aktif, jadi akan sangat cocok untuk Anda yang ingin menggunakannya seperti jam tangan digital pada tetap jempolan meski tanpa Wear OSPerlu dicatat, Huawei Watch GT2 bukanlah jam tangan pintar yang mengadopsi sistem operasi Wear OS dari Google. Huawei Watch GT2 menjalankan sistem operasi Lite OS racikan OS ini terasa sangat gegas dan minim lag dengan antarmuka yang tergolong sederhana. Ini menjadikannya sangat mudah digunakan. Huawei Watch GT2 bisa terhubung ke smartphone dengan sistem operasi Android dan sistem operasi racikan sendiri dan tidak terikat dengan ekosistem Wear OS dari Google jelas ada kelebihan dan kekurangan dari Huawei Watch Huawei Watch GT2 berhasil membuat kami terkesan dengan fitur bawaannya yang relatif lengkap. Untuk mendukung aktivitas olahraga dan memantau kebugaran, jam tangan pintar ini telah dilengkapi dengan sederetan sensor. Sensor yang dibawanya mencakup sensor detak jantung, GPS, akselorometer, cahaya dan sensor tekanan udara. Mode olahraga yang tersedia juga sangat lengkap dengan lebih dari 15 pilihan mode olahraga. Selain itu, jam tangan pintar ini dilengkapi dengan fitur untuk memantau pola tidur, mengukur tingkat stress hingga pelatih olahraga untuk mendampingi Anda saat apa saja kekurangannya? Kekurangan yang paling utama dari Huawei Watch GT2 ada di ekosistem aplikasi. Huawei Watch GT2 tidak bisa ditambahkan aplikasi pihak ketiga. Bahkan, Huawei juga menutup rapat akses untuk terhubung ke aplikasi pihak semua data yang dikumpulkan oleh jam tangan pintar ini hanya bisa ditampilkan ke aplikasi Huawei Health di smartphone. Tidak bisa terhubung ke Google Fit, Apple Health atau aplikasi pihak ketiga seperti Strava yang sering kami gunakan saat olahraga lari dan lain yang kami jumpai adalah opsi Watch Face. Watch Face yang tersedia relatif sedikit dan kurang menarik. Huawei juga tidak menyediakan opsi kustomisasi ataupun menambahkan opsi Watch sangat memuaskanTerlepas dari kelebihan dan kekurangan yang kami jumpai di atas, pada prakteknya kami sangat puas selama menggunakan Huawei Watch GT2. Bagi kami yang gemar olahraga Huawei Watch GT2 dengan fitur bawaannya telah mencukupi untuk mendukung kegiatan kami ajak untuk bersepeda misalnya, modul GPS Watch GT2 patut diacungi jempol dengan kemampuan pelacakan yang sangat akurat. GPS Huawei Watch GT2 mampu melacak jarak tempuh dan kecepatan bersepeda kami dengan tepat, hasilnya cukup mendekati nyaris 95% dengan GPS dan komputer mini yang terpasang di sepeda kami. Kemampuan pelacakan detak jantung dan jumlah langkah kaki juga relatif akurat saat kami bandingkan dengan dua jam tangan pintar lain yang kami hal yang menarik, setiap saat digunakan berolahraga fitur pelatih olahraga di jam tangan pintar ini secara otomatis akan aktif. Secara periodik lewat speakernya Huawei Watch GT2 akan menginformasikan ke pengguna sudah berapa lama Anda berolahraga, berapa jumlah kalori yang terbakar, detak jantung dan informasi lain. Jika tidak digunakan olahraga dan terlalu banyak duduk Huawei Watch GT2 juga akan mengingatkan Anda untuk berdiri dan bergerak beberapa saat lewat fungsi menemani Anda olahraga, Huawei Watch GT2 dilengkapi dengan fitur pemutar musik. Dengan memori internal 4GB Anda bisa menyimpan beberapa judul lagu favorit sebagai teman olahraga. Jadi tidak perlu lagi membawa smartphone saat lagu pun bisa langsung lewat speakernya atau Huawei Watch GT2 bisa terhubung ke headphone lewat Bluetooth. Selain untuk mendengarkan musik, lewat speakernya tersebut saat terhubung ke smartphone Huawei Watch GT2 juga bisa digunakan untuk menjawab panggilan telepon yang data yang dikumpulkan oleh Huawei Watch GT2 kemudian bisa ditampilkan lewat antarmukanya langsung di jam tangan atau lewat aplikasi Huawei Health di smartphone. Aplikasi Huawei Health bisa menampilkan informasi dan perkembangan olahraga Anda dengan data yang sangat detil dan Huawei Health sangat sederhana dan mudah dipahami. Perkembangan olahraga, kualitas tidur, hingga tingkat stress Anda bisa dipantau dan diinformasikan dengan sangat jelas lewat infografik di aplikasinya tersebut. Bahkan, Huawei juga menyediakan beragam medali yang bisa dikumpulkan untuk mendorong pengguna agar lebih semangat tahan lamaMenjagokan daya tahan baterai Huawei Watch GT2 memang terbukti berhasil menawarkan waktu guna yang lebih lama. Dari pengujian kami yang menggunakannya setiap hari dan mengajaknya berolahraga seminggu empat kali selama sekitar satu jam dengan mengaktifkan fitur pemantau detak jantung dan GPS, baterainya tetap bisa menawarkan waktu guna hingga sekitar 10 hari. Masih di atas rata-rata jam tangan pintar pada umumnya yang hanya sekitar 2-5 hari saja. Untuk isi ulang baterainya dari kosong hingga penuh Huawei Watch GT2 hanya membutuhkan waktu kurang dari 2 sebuah jam tangan pintar Huawei Watch GT2 memang nyaris sempurna. Tidak bisa dimungkiri jam tangan pintar ini akan semakin menarik di kelas harganya jika Huawei membuka dukungan ke aplikasi pihak ketiga. Atau, setidaknya Huawei harus menyiapkan beragam aplikasi dan opsi Watch face yang lebih variatif untuk mendukung jam tangan pintar demikian, untuk pengguna yang sekedar mengincar jam tangan pintar dengan fitur pemantau kebugaran dan mendukung beragam jenis olahraga, Huawei Watch GT2 bisa jadi opsi yang tepat. Semua fitur bawaanya sudah mencukupi kebutuhan tersebut. Apalagi daya tahan baterai yang ditawarkan sangat tahan lama, di atas rata-rata jam tangan pintar pada tidak keberatan dengan harga jualnya yang ada di kisaran 2,799 Juta Rupiah, Huawei Watch GT2 sangat kami rekomendasikan untuk Anda yang gemar olahraga dan tidak ingin direpotkan dengan isi ulang baterai saat menggunakan jam tangan Canggih + Baterai sangat tahan lama + Desain keren + Harga cukup kompetitif + Bodi tahan air 5 ATM + Kinerja responsif + Fitur bawaan sudah mencukupi untuk penggunaan sehari-hari + Mode olahraga lengkap + GPS dan pemantau detak jantung akurat + Aplikasi Huawei Health sangat detil dan informatifYang kurang – Tidak mendukung aplikasi pihak ketiga – Belum dilengkapi wireless charging – Opsi kustomisasi sangat terbatas – Koleksi Watch Face kurang variatif – Tidak dilengkapi NFC kamisukareview – Huawei baru saja meluncurkan smartwatch terbaru mereka di pasar Indonesia. Mereka mengungkap harga, spesifikasi dan kelebihan Huawei Watch GT 2e. Generasi terkini yang melengkapi wearable dari lini seri GT dan GT 2. Smartwatch ini memiliki harga yang lebih murah dari pendahulunya, namun didukung spesifikasi yang cukup menarik dan punya beberapa kelebihan. Apa saja sih? Peningkatan apa saja yang membuat Watch GT 2e ini menarik? Beberapa di antaranya adalah ukuran layar, chipset dan daya tahan baterai. Yuk simak review singkat Watch GT 2e ini. Desain Smarwatch ini memiliki ukuran layar 1,39 inci. Huawei Watch GT 2e ini juga punya desain anti air. Jadi dapat digunakan untuk berenang di air tawar hingga kedalaman 50 meter selama 10 menit dengan sertifikasi 5 ATM. Jam pintar ini tak mengikuti desain tradisional di mana arloji dipisahkan dari tali, arloji ini memiliki bentuk bulat klasik dengan tali terintegrasi untuk tampilan modern yang ramping. Tampilan ini menjadi salah satu bentuk acuan masa depan jam tangan pintar. Bodinya yang terbuat dari baja anti karat melengkapi desain mahkota yang disamarkan dan menyatu dengan siluet arloji. Hadir dalam empat warna baru Graphite Black, Lava Red, Mint Green, dan Icy White, dengan tali yang terbuat dari fluororubber yang lembut dan nyaman. Dilengkapi dengan desain bahan TPU yang dapat menjadikan kulit pengguna dapat “bernafas” dengan dua warna yang sempurna. Performa Untuk dapur pacunya sang vendor membenamkan chipset Kirin A1, dan ketahanan baterainya yang digadang kuat selama dua minggu sama seperti model GT 2. Smartwatch ini membawa beberapa peningkatan yang terbilang menarik seperti adanya fitur baru berupa pengukur saturasi oksigen dalam darah SpO2. Bahkan, Huawei telah mengklaim smartwatch baru ini mendukung hingga 100 jenis mode pilihan olahraga bagi penggunanya. Huawei mengungkapkan fitur GPS tracking pada Watch GT 2e ini juga lebih akurat berkat dibantu dengan sistem teknologi algoritma untuk mendukung aktivitas olahraga hiking dan panjat tebing. Adapun persamaan lainnya, kedua smartwatch ini juga dapat digunakan untuk berenang di air tawar hingga kedalaman 50 meter selama 10 menit dengan sertifikasi 5 ATM Sementara untuk update Huawei Health pada smartphone, Edy menambahkan bahwa fitur SpO2 dan update 100 mode pilihan olahraga yang dihadirkan smartwatch ini sudah tersedia ketika terhubung dengan smartphone Huawei. Pemantauan tingkat saturasi oksigen dalam darah pertama yang memberikan pengalaman kesehatan komprehensif. Pengguna bisa melihatnya langsung di Huawei Health. Huawei Watch GT 2e memungkinkan pengguna untuk memantau detak jantung, tingkat stres, dan kualitas tidur secara real-time, sehingga mereka dapat memiliki pemahaman penuh tentang status kesehatan mereka. Harga Huawei Watch GT 2e Pre order arloji ini sudah dimulai. Harga Huawei GT 2e dibanderol harga Rp mulai dari hari Jumat, 24 April pukul 0000 hingga 4 Mei 2020 secara eksklusif di saluran online dan memperoleh cashback Rp selama periode ini. Untuk pre-order, konsumen dapat membeli di toko resmi Huawei yang terdapat di dan Blibli. Di akan ada cashback IDR dan cicilan 0% hingga 24 bulan. Sedangkan untuk Blibli akan ada cashback IDR dan cashback dari bank rekanan hingga IDR Warna yang sudah tersedia adalah Graphite Black dan Mint Green. . Menurut Edy Supartono selaku Training Director Huawei Consumer Bussines Group Indonesia, pihaknya kini berusaha menghadirkan setiap lini produk khususnya yang diminati oleh konsumen. Huawei sengaja ingin memberikan yang terbaik bahkan tidak melakukan koreksi harga disaat nilai tukar rupiah terhadap dolar terus melemah. Accueil Produits Action Cams DJI DJI OSMO Action Test Tests Action Cams DJI DJI OSMO Action 24 novembre 201824/11/2018 • 1400 Huawei a choisi, comme Samsung avec sa Galaxy Watch, de passer à un système maison, pour sa dernière montre, la Watch GT. Que vaut la nouvelle montre connectée sous LiteOS du constructeur chinois ? On vous dit tout dans notre test complet. Fiche technique Cette montre nous a été prêtée par Huawei dans le cadre de ce test. Design Indubitablement, la Huawei Watch GT est une montre avec un certain style. Elle existe en deux versions, avec un bracelet en silicone et un boîtier noir, ou avec un bracelet en cuir et un boîtier argenté. C’est ce second modèle que nous avons pu tester. Dans les deux cas, on notera que le boîtier est en acier inoxydable, avec du plastique au dos et un revêtement en DLC diamond-like carbon pour protéger l’écran. De quoi assurer à la montre de Huawei une étanchéité 5 ATM, c’est-à-dire une résistance à une pression de 5 bars. Cependant, il n’est généralement pas conseillé de plonger avec ce type d’étanchéité, mais simplement de nager en surface. La Huawei Watch GT On peut noter que les deux modèles adoptent le même format, plutôt imposant, avec un rayon de 4,65 cm qui recouvre une partie importante du poignet. La montre n’est cependant pas particulièrement épaisse, malgré ses 10,6 mm, ni lourde, avec 46 grammes sur la balance, sans bracelet. Dans l’ensemble, la Watch GT de Huawei se veut très qualitative dans ses finitions. Elle intègre une lunette assez large indiquant les minutes, des cornes assez proéminentes également, en acier, ainsi que deux boutons-couronne pour naviguer dans les menus de la montre. On apprécie par ailleurs le format des bracelets, d’une largeur de 22 mm, qui permet de le changer par n’importe quel bracelet chez un bijoutier en cas de besoin ou d’envie. Le bracelet en cuir avec sur-coutures proposé avec la Huawei Watch GT Écran Pour sa nouvelle montre connectée, Huawei a choisi d’utiliser une dalle Amoled tactile de 1,39 pouce. Celle-ci permet d’afficher 454 pixels sur 454, soit une densité d’affichage très correcte de 326 pixels par pouce. Principal avantage de l’Amoled, il permet d’afficher des noirs très profonds et donc d’avoir un contraste infini. Une notion que Huawei a bien compris en proposant un fond noir sur tous les écrans de sa montre connectée. L’écran de la Watch GT profite allégrement de son écran Amoled avec de nombreux fonds noirs On notera également que la montre propose une luminosité automatique grâce au capteur de luminosité intégré, mais également de régler la lumière sur cinq niveaux. Pratique pour ne pas s’éblouir au réveil ou pour lire confortablement ses notifications en plein soleil. La Huawei Watch GT ne permet pas d’activer un mode always-on Néanmoins, la montre de Huawei nous laisse un goût d’inachevé. Si l’écran s’allume automatiquement lorsqu’on oriente l’écran vers le haut, celui-ci ne propose pas de mode always-on et se contente d’un écran tout noir lorsqu’on ne regarde pas la montre. On aurait apprécié un affichage en nuances de gris et en basse lumière pour ne pas avoir un simple bloc noir au poignet. On notera toutefois que le système de Huawei permet de garder l’écran allumé pendant cinq minutes, mais c’est alors le cadran complet qui s’affiche, et non pas un simple ersatz comme sur Android Wear. Utilisation Contrairement à ses montres précédentes, Huawei n’a cette fois pas opté pour Wear OS sur sa Watch GT. Le constructeur chinois a préféré utiliser son propre logiciel, LiteOS. La Huawei Watch GT est compatible avec tous les smartphones Android à partir d’Android ou les iPhone à partir d’iOS 9. Navigation Pour naviguer au sein de l’interface de la Watch GT, plusieurs solutions sont proposées. D’abord avec l’écran tactile. En glissant son doigt du haut vers le bas de l’écran, on affiche les paramètres rapides comme ne pas déranger », montrer l’heure » pour garder l’écran allumé, trouver mon téléphone » pour le faire sonner, verrouiller » et un raccourci vers les paramètres de la montre. C’est également là que l’on pourra voir le pourcentage restant de batterie. En glissant le doigt vers le bas de l’écran, on affiche les paramètres rapides Le même mouvement du bas de l’écran vers le haut permet quant à lui de retrouver les dernières notifications classées par applications. En glissant vers la gauche on retrouve alors plusieurs informations sur votre suivi d’activité comme le rythme cardiaque continu, la météo géolocalisée ou le nombre de pas dans la journée. Glisser vers le haut permet d’afficher les derniers messages reçus Le bouton situé en haut est quant à lui le bouton d’accueil. Il vous permet d’ouvrir la liste des données mesurées par la montre, qu’il s’agisse du temps de sommeil, de votre activité ou de vos records. C’est également ici que l’on va retrouver certains outils pratiques comme la météo, mais aussi une boussole, un chronomètre et même un baromètre. Pour ouvrir un écran, il suffit d’appuyer sur l’icône correspondante directement sur l’écran tactile. Enfin, le bouton du bas permet d’accéder directement à l’écran des entraînements. Il est ainsi possible de lancer directement une séance de course en extérieur, en intérieur, de marche, de randonnée, de cyclisme ou de nage. À chaque fois, une roue crantée permet de définir les objectifs et les paramètres de la session. Il suffit alors d’appuyer une deuxième fois sur le bouton du bas pour lancer la session. Cadrans La montre Huawei Watch GT propose 11 cadrans intégrés de base. Pour en changer, il vous suffit d’appuyer sur le bouton supérieur, de glisser votre doigt jusqu’au menu configuration », puis de sélectionner affichage » puis cadran de montre ». Le cadran activité analogique » de la Huawei Watch GT Les premiers cadrans proposés se veulent très classiques avec une aiguille virtuelle et quelques informations d’activité comme le nombre de pas, une boussole ou le jour, avec seulement quelques différences esthétiques. D’autres sont toutefois bien plus orientés vers un usage comme bleu foncé » ou rythme cardiaque, qui mettent en avant votre pouls, ou extérieur » et explorers », centrés sur les activités extérieures. On notera également le cadran météo, assez complet, qui affiche l’heure, le temps et la température ainsi que le nombre de pas parcouru. Enfin, le cadran anneaux d’exercice » n’est pas sans rappeler activité analogique » que l’on retrouve sur Apple Watch, avec différents cercles qui se remplissent au long de la journée en fonction des critères de mesure. Si ces cadrans sont assez complets en affichant des informations les plus importantes pour chacun, dommage en revanche que Huawei ne permette pas d’en télécharger davantage, même depuis l’application mobile. On aurait en effet apprécié avoir le choix dans les coloris ou les différents éléments affichés sur les cadrans et ne pas avoir à en choisir un par défaut. Notifications Grâce à l’application Huawei Health sur smartphone, il est possible de paramétrer certaines données de la montre sans avoir à passer par son petit écran. C’est le cas des réveils, de l’allumage automatique de l’écran en tournant le poignet, mais aussi, et surtout, des notifications. On peut en effet choisir quelles notifications reçues sur le smartphone parviendront également à la montre. Dans les menus de l’application Huawei Health, on peut ainsi choisir de recevoir au cas par cas les notifications de telle ou telle application. Dans mon cas, j’ai par exemple activé les notifications de Messenger ou des SMS pour être tenu au courant lorsque je recevais un message de mes proches, mais pas mes mails, pour éviter de sentir mon smartphone vibrer à chaque réception de spam. À la réception d’une notification, celle-ci s’affichera sur l’écran de votre montre. Plus tard, il sera toujours possible de la retrouver en glissant son doigt du bas de l’écran vers le haut. On regrette cependant le manque d’interactions possible. Il n’est ainsi pas possible de répondre, même avec des réponses suggérées comme c’est le cas par exemple sur Wear OS. Dommage. La Huawei Watch GT n’indique pas le numéro des personnes appelant Un manque d’interaction qui se ressent aussi lorsque vous recevez un appel. La Huawei Watch GT se met alors à vibrer et indique bien qu’un appel est en cours. Impossible cependant de décrocher depuis la montre, vous pouvez seulement rejeter l’appel… ou presque. Une icône raccrocher » s’affiche bien à l’écran, mais lorsque vous appuyez dessus, l’appel n’est pas rejeté de votre smartphone, c’est seulement la montre qui arrête de vibrer. Si votre smartphone n’est pas en silencieux, il faudra donc le prendre en main pour rejeter l’appel là aussi. Suivi d’activité La Huawei Watch GT est dotée d’un GPS, on l’a vu, mais aussi d’un accéléromètre, d’un gyroscope, d’un magnétomètre et d’un lecteur de rythme cardiaque optique. Autant d’outils de mesure capables de suivre votre activité au plus près. En permanence, la montre va ainsi mesurer votre nombre de pas parcourus dans la journée, mais aussi le nombre de fois où vous vous levez dans la journée. On notera à ce titre que la montre vibre toutes les heures où vous restez sans bouger afin de vous inciter à vous dégourdir les jambes. Une option que l’on peut néanmoins désactiver depuis l’application, tout comme l’analyse du sommeil ou le suivi du rythme cardiaque en continu. La montre va mesurer différentes données durant vos entraînements Néanmoins, en plus de ce suivi de l’activité en continu, la Huawei Watch GT vous permet de lancer des séances d’entraînement simplement en deux appuis. Pour ce faire, il vous suffit d’appuyer sur le bouton du bas, de sélectionner l’activité sur laquelle vous souhaitez vous entraîner, éventuellement de définir un objectif ou un rappel, puis de valider. Une fois la séance lancée, la montre se mettra alors à suivre votre rythme cardiaque, la distance parcourue grâce au GPS, la durée de votre séance, votre cadence, les calories brûlées, le dénivelé gravi ainsi que le suivi géolocalisé si le GPS était allumé. Une fois la séance terminée, il vous suffit d’appuyer sur le bouton du haut pour la mettre en pause, puis l’arrêter. Les données ainsi recueillies seront alors transférées en Bluetooth vers votre smartphone. Dans les différentes séances d’exemple que j’ai pu effectué durant mon test, si je n’ai rien à reprocher à la mesure du rythme cardiaque, proche de celle indiquée par ma montre Withings Steel HR, le suivi GPS laissait quant à lui nettement plus à désirer. À en croire la montre de Huawei, j’étais capable de traverser les murs de pâtés de maisons entiers en ligne droite. Plus sérieusement, il faut croire qu’en passant dans de petites allées, la montre a perdu le suivi GPS pour le ne retrouver qu’à la fin, lorsque j’ai mis fin à la séance. Malheureusement, la cadence ou le nombre de calories étant calculés à partir de la distance parcourue, les résultats de la séance ont été faussés. On appréciera cependant les possibilités de connexion de l’application Huawei Health, qui permet de partager ses données avec d’autres services pour les regrouper au même endroit comme sur Google Fit, MyFitnessPal ou UP de Jawbone. Dommage cependant que Strava, très populaire chez les sportifs, ne soit pas compatible. Autonomie Malgré sa petite batterie de 420 mAh, contre 472 mAh pour la Samsung Galaxy Watch par exemple, Huawei se targue d’une autonomie de 14 jours pour sa Watch GT. Un résultat que je n’ai pas pu vérifier. Reste qu’après cinq jours d’utilisation assez intensive, la montre est passée de 100 à 58 % de batterie. On peut ainsi estimer que la montre devrait tenir une dizaine de jours avec un usage assez intensif, avec la lecture continue du rythme cardiaque et le Bluetooth allumés en permanence. Si l’on peut douter que la montre tienne la promesse des deux semaines complètes d’autonomie, il n’en demeure pas moins qu’une autonomie d’une dizaine de jours, pour une montre connectée à écran Oled est un excellent résultat. Pour rappel, la Galaxy Watch de Samsung nous avait lâché au bout de cinq jours quand la Fossil Q Explorist HR n’arrivait pas à tenir une journée complète. Du côté de la recharge, le Huawei Watch GT se recharge en un peu moins de deux heures de 0 à 100 %. Le câble de recharge fourni permet de recharger la montre grâce à un socle avec deux embouts magnétiques. Si le câble propose un embout USB-C pour le socle et un embout USB-A pour la source d’alimentation, on notera cependant que Huawei n’offre pas de bloc d’alimentation avec sa montre. Il faudra donc passer par un bloc que l’on a déjà à disposition ou une prise USB sur PC. Communication La montre Watch GT de Huawei est compatible avec le Bluetooth LE avec lequel elle se connectera à votre smartphone. En cinq jours d’utilisation, nous avons en moyenne connu une à deux déconnexions intempestives qui, si elles se sont réglées rapidement, nous font regretter que Huawei n’ait pas opté pour le Bluetooth 5, plus stable. Si elle ne propose pas de Wi-Fi, la Huawei Watch GT intègre cependant une puce de géolocalisation compatible aussi bien avec le GPS qu’avec les systèmes Galileo et Glonass. Concrètement, il nous aura fallu une trentaine de secondes avant que la montre ne soit géolocalisée. La Watch GT peut mettre une trentaine de secondes avant d’être géolocalisée par GPS Si cette intégration du GPS vous permettra d’aller courir ou marcher sans smartphone, la Watch GT ne propose cependant pas de 4G, il vous faudra donc synchroniser la montre avec votre smartphone a posteriori pour retrouver votre parcours. De même, impossible de stocker de la musique sur la montre pour la lire avec un casque ou des écouteurs sans-fil. Prix et disponibilité La Huawei Watch GT est disponible à partir de 199 euros pour la version avec bracelet en silicone et boîtier noir et dès 129 euros pour le modèle avec bracelet en cuir et boîtier argenté. Où acheter La DJI OSMO Action au meilleur prix ? Fnac 259 € Découvrir l'offre Miss Numerique 359 € Découvrir l'offre Darty 379 € Découvrir l'offre Fnac Marketplace 289 € Découvrir l'offre Boulanger 359 € Découvrir l'offre eBay Marketplace 375 € Découvrir l'offre Amazon Marketplace 470 € Découvrir l'offre Voir plus d'offres À ce tarif, la Huawei Watch GT fait face à la Samsung Gear S3, désormais disponible autour de 200 euros, mais également la Fossil Q Explorist HR 4 ou la Withings Steel HR Sport. Galerie photo Produits alternatifs DJI OSMO Action 9 /10 6 /10 Avec sa montre Watch GT, Huawei abandonne le système de notifications et d'applications liées à Wear OS pour se tourner à son tour vers un usage largement orienté vers la santé. Cependant, si la montre est particulièrement complète pour le suivi de l'activité, avec un grand nombre de données mesurées, on regrette un manque de fiabilité dans le suivi GPS ou la stabilité du Bluetooth. Dommage également que la montre ne soit pas particulièrement personnalisable, avec seulement 11 cadrans et une gestion très limitée des notifications. Restent deux points sur lesquels le constructeur chinois s'en sort particulièrement bien l'autonomie et le design. Huawei est l'un des rares constructeurs à proposer une montre à écran OLED qui tient largement plus d'une semaine, voire deux. Une autonomie que l'on ne retrouve généralement que sur les montres hybrides ou à écran E-ink. Pour le design, la Watch GT propose des finitions très soignées avec un joli design en acier inoxydable. Certains pourront regretter son format massif, mais c'est avant tout une question de goûts. Dans l'ensemble, la Watch GT reste une montre connectée particulièrement bien conçue et très complète. Les quelques défauts observés notamment pour la stabilité du GPS ou du Bluetooth sont bien présents, mais l'autonomie de la montre saura largement compenser ces quelques points noirs. Points positifs de la Huawei Watch GT Excellente autonomie Finitions très réussies Nombreuses données mesurées Écran Amoled de bonne qualité Points négatifs de la Huawei Watch GT Peu d'interactions entre la montre et le smartphone Réception GPS aléatoire Peu de cadrans proposés Connectivité Bluetooth parfois instable Jam tangan pintar atau smartwatch saat ini semakin banyak diminati orang-orang. Tidak hanya menunjang perkembangan tren teknologi saja, namun smartwatch mampu mendukung gaya hidup setiap penggunanya karena dibekali sejumlah fitur pintar di dalamnya. Salah satu pilihan smartwatch yang dimaksud adalah Huawei Watch GT 3 yang mampu dukung aktivitas olahraga secara mana, smartwatch milik Huawei ini menawarkan sejumlah kelebihan bagi setiap penggunanya dalam mendukung beragam aktivitas. Lalu, sejumlah kelebihan seperti apa yang ditawarkan oleh Huawei Watch GT 3? Yuk, simak penjelasan berikut dengan Desain PremiumSumber wartapegawaiKelebihan Huawei Watch GT 3 pertama tampak pada desain body-nya yang tampak premium dan elegan. Di mana, ada dua varian ukuran untuk dipilih seperti 46 mm dan 42 mm dengan material body stainless steel. Dibalut dengan strap berbahan kulit yang bisa diganti dengan material karet silikon untuk mendukung aktivitas olahraga. Apalagi strap-nya masing menggunakan konsep quick release sehingga mudah dilepas itu, tampilannya juga didukung dengan crown yang memiliki grafir tulusan Huawei Watch GT dengan tombol di bagian samping body. Di mana, tombol crown tersebut memiliki beragam fungsi seperti masuk ke deretan ikon aplikasi, memperbesar maupun memperkecil ukuran ikon aplikasi, serta menggulirkan layar ke bawah dan atas. Selain itu, Huawei juga telah merancang body-nya sehingga tahan air dengan standar Layar Berpanel AMOLEDSumber androidauthorityKelebihan Huawei Watch GT 3 selanjutnya ada di bagian layar yang menggunakan panel AMOLED berukuran inci untuk pilihan 46mm. Selain itu, layarnya memiliki resolusi 466 x 466 pixel dengan tampilan yang cemerlang, tajam, penuh warna, dan tingkat kecerahan sangat baik. Dengan begitu, layarnya tetap tampak jelas walaupun dengan kondisi terang atau di bawah sinar dengan dukungan pilihan watch face yang keren. Selain itu, Watch GT 3 juga dibekali fitur bernama raise to wake yang dapat menyiasati konsumsi daya boros karena penggunaan layar AMOLED. Ketika mode tersebut aktif, maka layar hanya akan aktif saat tangan terangkat. Jika pengguna ingin smartwatch selalu aktif, maka bisa mengaktifkan fitur Always-on-Display dengan risiko konsumsi baterai lebih juga Garmin Watch Approach S12, Jam Tangan Golf Harga Terjangkau untuk Melengkapi Hobi BaruPerforma Andal untuk Berbagai KegiatanSumber pikiranrakyatLanjut ke performa Huawei Watch GT 3 yang menjadi salah satu kelebihannya, smartwatch ini menggunakan sistem operasi HarmonyOS dengan antarmuka yang sangat sederhana. Di mana, semua efek animasi yang ditampilkan terasa begitu mulus dan lancar. Hal ini mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan saat sejumlah pengujian yang dilakukan dengan berolahraga sepeda, smartwatch ini mampu melacak kegiatan tersebut secara akurat. Mulai dari merekam jarak tempuh, kecepatan, durasi, detak jantung, hingga kalori yang terbakar. Di mana, informasi tersebut ditampilkan langsung melalui layarnya atau pengguna bisa mengakses aplikasi Huawei Health di Sejumlah Fitur Olahraga dan KesehatanSumber huaweiconsumerKelebihan Huawei Watch GT 3 juga hadir pada fitur-fitur di dalamnya. Di mana, fitur kebugaran menjadi hal yang difokuskan dengan mode olahraga sangat lengkap. Ada sebanyak lebih dari 100 mode olahraga yang cocok bagi penggemar olahraga. Bahkan untuk olahraga lari, Huawei menghadirkan fitur AI Running Coach untuk memandu dan memantau perkembangan olahraga lari secara dengan dukungan modul GPS dual-band yang dapat melacak rute dan jarak secara lebih akurat. Selain olahraga, Huawei Watch GT 3 juga menghadirkan sejumlah fitur kesehatan seperti pemantauan detak jantung generasi Huawei TruSeen. Di mana, fitur ini memiliki teknologi yang dapat memantau detak jantung maupun saturasi oksigen secara lebih baik dan akurat secara real time setiap ada sejumlah fitur menarik lainnya seperti pemutar musik, breath untuk melatih pernapasan, pemantau tingkat stres, pemantau pola tidur, dan Healthy Living untuk membantu pengguna memulai kebiasaan hingga mencapai gaya hidup Tahan Baterai yang HematSumber pocketlintKelebihan Huawei Watch GT 3 yang terakhir ada di bagian baterainya. Di mana, smartwatch ini mampu bertahan sampai 14 hari untuk sekali pengisian baterai dengan aktivitas ringan. Sementara untuk aktivitas padat misalnya dengan mengaktifkan fitur Always-on display maupun digunakan dalam berolahraga seminggu dua kali, maka baterainya dapat bertahan sampai 12 hari. Hal ini jelas menjadi kelebihan tersendiri karena mengingat layarnya sendiri menggunakan panel dia sejumlah kelebihan Huawei Watch GT 3 yang bisa menjadi pilihan kamu untuk mendukung aktivitas olahraga secara rutin. Di mana, ada sejumlah fitur olahraga maupun kesehatan yang bisa digunakan secara mudah. Apalagi kamu bisa mendapatkan smartwatch Huawei ini secara online melalui sedang ada promo potongan harga sebesar Rp200 ribu untuk setiap pembelian Huawei Watch GT 3. Caranya dengan mengunjungi website resmi Eraspace atau download aplikasinya di smartphone. Yuk, dapatkan smartwatch pilihanmu secara mudah hanya di Eraspace juga Tampil dengan Desain Stylish, 4 Kelebihan Garmin Vivomove Sport Sebagai Smartwatch Hybrid

kelebihan huawei watch gt